Langsung ke konten utama

Postingan

Perbuatan yang Dapat Mengurangi Pahala dan Keutamaan Berpuasa

  Bulan Ramadhan selalu dianggap sebagai bulan yang penuh berkah dan ampunan bagi umat Islam. Namun, tidak sedikit orang yang merugi di bulan suci ini karena tindakan yang menggugurkan pahala puasanya. Menjalankan puasa Ramadhan ternyata bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menghindari perilaku yang bisa menghilangkan nilai ibadah puasa itu sendiri.   Dalam tinjauan fikih, puasa dibahas berdasarkan keabsahan secara syariat yang meliputi syarat, fardhu atau rukun, sunah, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Lebih dari itu, kita juga perlu mengetahui dan berupaya menjauhi hal-hal yang bisa merusak kualitas puasa. Puasa Ramadhan harus menjadi sebuah momentum untuk meninggalkan maksiat. Hal itu tidak lepas dari hadits Rasulullah SAW:   كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش Artinya, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga” (HR An-Nasa’i). ...

Bulan Ramadhan : Rasanya Ingin Membangun Habit Positif

    Perilaku dan kebiasaan seseorang tidak lepas dari penilaian orang lain dalam kehidupan bermasyarakat. Dampak dari penilaian tersebut juga bermacam-macam tergantung predikat apa yang disandangkan. Dalam hal ini memang kita bisa bersandar pada kata-kata mujarab dalam bahasa Jawa “wong liyo ngerti opo” (orang lain tau apa). Pada kenyataannya dalam kehidupan sebagai makhluk sosial kita dihadapkan dengan penilaian baik dan buruk orang lain, dimana efeknya tidak hanya bagi yang dinilai dan penilai, tetapi juga masyarakat secara luas. Hidup bermasyarakat memang harus bisa menjaga norma-norma yang ada untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri ataupun orang lain, sehingga nantinya akan terhindar dari munculnya konflik antar sesama. Rasulullah SAW saja yang hidupnya dijaga dari dosa ( ma’sum ) serta tidak pernah dzalim terhadap sesama masih saja memiliki pembenci dan musuh, apalagi umatnya yang sekarang yang jelas-jelas tidak ma’sum sering mel...

Kaidah Tata Bahasa Arab dan Problematika Kalimat Khusnul Khatimah

Husnul Khatimah atau Khusnul Khatimah ? Silaturahmi atau Silaturahim? Allah atau Alloh? Bagaimanakah penulisan Insyaallah yang benar? Disambung, diputus, ataukah dipanjangkan ‘a’-nya? Apakah berdosa menyingkat kata Subhanahu Wa Ta’ala dan Shalallahu ‘Alaihi wasalam menjadi SWT atau SAW? Contoh-contoh di atas adalah perdebatan yang sering kita temukan di media sosial. Uniknya, hal serupa tidak pernah kita temukan dalam kehidupan di masa sebelum adanya penggunaan media sosial. Lalu, manakah yang benar? Tak Perlu Berdebat, Ini Soal Transliterasi Perdebatan di atas bukanlah sesuatu yang penting, karena sejatinya perdebatan itu masuk ke dalam masalah alih aksara atau transliterasi. Transliterasi sendiri adalah penyalinan dengan penggantian huruf abjad dari suatu bahasa ke abjad bahasa lain agar dapat dibaca dan dipahami oleh siapapun. Umumnya transliterasi digunakan oleh berbagai bahasa yang memiliki huruf/karakter di luar aksara Latin untuk kemudian dilatinkan. Misalnya latinis...

Filosofi Sedekah di Bulan Ramadhan dan Keutamaannya

  Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dimana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama bulan suci ini adalah bersedekah. Sedekah bukan hanya sek e dar memberikan sebagian harta kepada orang yang membutuhkan, tetapi juga memiliki filosofi mendalam yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, keikhlasan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.   Filosofi Sedekah di Bulan Ramadhan Sedekah dalam Islam bukan hanya tentang memberikan harta, tetapi juga mencerminkan nilai kepedulian dan solidaritas sosial. Selama bulan Ramadhan, umat Islam diajarkan untuk merasakan penderitaan orang-orang yang kurang mampu melalui ibadah puasa. Dengan menahan lapar dan haus, seseorang diingatkan bahwa masih banyak orang yang hidup dalam kesulitan setiap harinya. Oleh karena itu, sedekah menjadi wujud nyata dari empati dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, sedekah juga melatih keikhlasan. Ketika seseorang memberi dengan niat yan...

Cara Mencari Pahala di Bulan Suci Ramadhan

  Perut mulai menjerit, bibir seperti musim kemarau kering bahkan sampai ada yang pecah-pecah, semoga kita senantiasa dalam keberkahan bulan ramadhan ini. Hal tersebut merupakan gambaran seseorang yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Hikmah Kewajiban Puasa Ramadhan Puasa ramadhan merupakan ibadah yang wajib dilakukan bagi orang mukmin, seperti halnya Allah telah berfirman dalam Q.S Al Baqarah ayat 183 :   یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَیۡكُمُ ٱلصِّیَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Ayat di atas menjelaskan tentang kewajiban menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Perkara yang wajib pastinya Allah sudah menyiapkan pahala yang begitu besar untuk hambanya, dan tentunya banyak sekali hikmah yang terkandung pada kewajiban berpuasa ini. Kewajiban ibadah puasa merupakan salah satu ...