CHAPTER 1 Hal yang Biasa “…karena manusia lebih sering menjalani hidup daripada memikirkannya.” Shopian tidak pernah benar-benar memikirkan hidupnya. Ia bangun pagi seperti kebanyakan orang, lalu pergi kuliah. Ia duduk mendengarkan dosen berbicara selama berjam-jam tentang hal-hal yang mungkin akan terlupakan beberapa minggu kemudian. Setelah itu, ia pulang pada sore hari, bermain ponsel hingga malam, lalu tidur. Keesokan harinya, semua itu terulang kembali. Semua orang juga melakukannya. Mungkin karena semua orang melakukannya, tidak ada yang merasa perlu dipertanyakan apakah hidup memang seharusnya seperti itu. Shopian juga tidak pernah bertanya. Ia bukan tipe orang yang gelisah memikirkan masa depan atau sibuk mencari makna hidup. Teman-temannya mengenalnya sebagai sosok yang cukup santai. Ia tertawa ketika yang lain tertawa. Ia ikut nongkrong jika diajak. Ia menjalani hari-harinya tanpa banyak protes. Akan tetapi, belakangan ini, terutama pada ma...
Blog Literasi Pelajar