Langsung ke konten utama

Idul Adha Jatuh pada 27 Mei: Berikut Hukum Salat dan Lafaz Niatnya

 

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Selain menjadi momen ibadah kurban, tanggal tersebut juga masuk daftar libur nasional.

Bagi umat Islam, Idul Adha identik dengan pelaksanaan salat Id dan penyembelihan hewan kurban. Ibadah ini dilaksanakan setiap 10 Zulhijah dan merupakan salah satu syiar besar dalam ajaran Islam. Pelaksanaan salat Id dan penyembelihan hewan kurban tidak hanya memiliki dimensi ritual keagamaan, tetapi juga mengandung nilai sosial, spiritual, dan kemanusiaan. 

Lalu, apakah salat Idul Adha wajib dilakukan?

Mengacu penjelasan dari NU Online, hukum salat Idul Adha adalah sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Meski tidak wajib, Ibadah ini sangat penting karena Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya sejak disyariatkan pada tahun kedua setelah hijrah hingga akhir hayat beliau. Anjuran ini juga ditegaskan dalam Al-Qur'an surah Al-Kautsar berikut:

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (1) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (2)

Artinya: "Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS Al-Kautsar [108]: 1-2).

Salat Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua rakaat dan umumnya dilakukan secara berjamaah, baik di masjid maupun di lapangan terbuka. Pelaksanaan salat ini menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah Iduladha yang dilaksanakan oleh umat Islam setiap 10 Zulhijah.

Sebelum salat dimulai, umat Islam dianjurkan untuk melafadzkan niat sesuai dengan kedudukannya dalam pelaksanaan salat, baik sebagai imam, makmum maupun melakukannya dalam sendirian. Pembacaan niat tersebut merupakan bagian dari tata cara ibadah yang bertujuan untuk meneguhkan tujuan dan kekhusyu'an dalam menjalankan salat Idul Adha.

Adapun niat untuk imam, berbunyi:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

“Ushalli sunnatan li ‘idil adha rak’ataini imaman lillahi ta’ala.”

Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah ta'ala."

Sedangkan bagi makmum:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى

“Ushalli sunnatan li ‘idil adha rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala.”

Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah ta'ala."

Sementara untuk yang salat sendiri atau munfarid:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

“Ushalli sunnatan li ‘idil adha rak’ataini lillahi ta’ala.”

Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah ta'ala."

Berdasarkan Kalender Hijriah 2026 dari Kementerian Agama dan SKB 3 Menteri, Idul Adha pada tahun ini jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. 

Bagi sebagian masyarakat di daerah, termasuk Jawa Tengah dan Kendal, momen hari raya Idul adha biasanya dimanfaatkan untuk mudik, berkumpul keluarga, hingga berwisata walaupun bagi sebagian lainya lebih memilih tetap tinggal di perantauan. 


kontributor : Fuad Dwi

Editor : M Ataka Al Ila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAC IPNU IPPNU Kota Kendal Masa Khidmat 2025 - 2027 Resmi Dilantik

  Acara ini dilaksanakan di Hotel Sae Inn, pada tanggal Sabtu, 26 Juli 2025. Tema pada pelantikan ini yaitu Transformasi Kepemimpinan IPNU-IPPNU Menuju Kemandirian dan Keberlanjutan. Pemilihan tema tersebut disesuaikan dengan kondisi lapangan yang mengharuskan organisasi ini mandiri dan berkelanjutan dengan kepengurusan sebelumnya. "Pelaksanaan pelantikan di lokasi tersebut memiliki alasan, karena lokasi tersebut sangat strategis dan berada di tengah-tengah kecamatan kota Kendal" Ujar Istu Fadilah selaku Ketua Panitia Pelantikan. Dalam acara tersebut mengundang beberapa tamu undangan seperti MWC NU Kota Kendal, Camat Kota Kendal, Kapolsek Kota Kendal, Danramil Kendal, Majelis Alumni PAC IPNU dan IPPNU Kota Kendal, PC IPNU dan IPPNU Kendal, PAC IPNU dan IPPNU tetangga dan Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat    se- Kecamatan Kota Kendal. Kegiatan ini merupakan suatu kewajiban dalam berorganisasi, karena tanpa pelantikan maka tidak akan menghasilkan pemimpin ...

Hasil Konferancab XVII PAC IPNU-IPPNU KOTA KENDAL : Semoga Menghasilkan Ketua Terpilih yang Dapat Membawa Kebermanfaatan

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPPNU) Kota Kendal menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) IPNU IPPNU XVII pada 8 Juni 2025. Acara ini dilaksanakan di SMA NU 01 Al Hidayah Kendal dengan mengundang dari MWC NU Kecamatan Kendal, Banom NU Kecamatan Kendal, PC IPNU - IPPNU KENDAL, PC IPM Kendal serta beberapa stakeholder terkait. Selain itu, lokasi tersebut dipilih karena tempatnya yang strategis dan fasilitas cukup memadai, serta pengenalan salah satu sekolah yang ada dibawah naungan LP Ma'arif NU. Ketua Panitia Konferancab, Jaka Purwanto, menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi program kerja serta memilih ketua untuk masa khidmat dan masa bakti selanjutnya. Dalam pencalonan ini terdiri beberapa calon yang sudah direkomendasikan oleh beberapa Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) yang ada di Kecamatan Kendal. Ketua Tanfidziah MWC NU Kendal, KH. Mokh A...

Philosophia Chapter 05 : Meneropong Masa Depan: Teknologi dan Kehidupan Baik

    Pagi itu, bau kopi susu Bu Tinah dari kantin udah nyampur sama aroma khas lab komputer yang agak-agak "rumah sakit" gitu. Rina, si kacamata yang kadang miring, lagi serius mantengin layar. Di sebelahnya, Bima ikutan melotot ke deretan kode yang bikin pusing. Mereka berdua, bukan geng hits di sekolah, tapi punya satu passion yang sama: AI, atau si robot pinter . "Lihat nih, Bim," Rina nunjuk layar, matanya berbinar. "Gue udah berhasil ngelatih model ini buat nebak cuaca dari data-data lama. Dikit lagi, dia bisa prediksi hujan besok!" Bima nyamperin, kepo. "Gila, Rin, keren banget! Tapi... bedanya apa sama ramalan cuaca di TV? Kan itu cuma angka sama rumus doang, ya?" Rina nyengir tipis. "Justru itu poinnya. Ini bukan sekadar ramalan biasa. Ini soal mesin yang bisa belajar . Dia nyerap info dari data, dari pengalaman, persis kayak kita belajar dari buku. Bedanya, dia jauh lebih ngebut." Hening sebentar, otak Bima muter. ...