Langsung ke konten utama

Series Ramadhan dan Guyon Madhon


           

Hallo pren.. Ramadhan ini kami tim portalpelajar.com akan mengeluarkan series Ramadhan tentang Pelajaran dan hikmah yang dapat diambil di bulan Ramadhan dan akan ada juga series berjudul Guyon Madhon yang akan menemani masa puasa anda yang membosankan menjadi sedikit lumayan menyenangkan. lumayan lho ya, gak janji bikin bahagia soalnya takut dikira PHP (pemeberi harapan palsu) karena kalo udah bahagiain tapi gak nikahin jadi susah urusanya.

Series guyon Madhon ini akan bercerita tentang keseharian seorang bernama Romadhon, kenapa namanya Romadhon? Ya karena keluarnya di bulan Romadhon, gaada alasan khusus kok, berharap apa kalian sama penulis yang suka ngelantur ini, yang penting mah cocoklogi jadi senjata utama dan nama guyon madhon itu berasal dari guyon matonnya cak precil karena berharapnya ini bisa menghibur seperti layaknya dagelan guyon maton cak precil. kalo gak menghibur ya namanya takdir tidak ada yang tahu kan wkwk.

Kembali lagi pada Madhon yang akan menemani puasa anda khususnya kalian golongan yang jelas tidak punya teman ngobrol dan chatingan atau video call dengan someone atau Bahasa halusnya disebut jomblo yang jelas nasibnya akan sangat kesepian, jangankan buka bersama, sahur aja gak ada yang bangunin kan. Sungguh malang nasib kalian.

Series ini akan berfokus pada kenakalan Madhon sebagai pemuda muslim yang tengah melelalui bulan ramadhan tanpa adanya kekasih, jadi Madhon selalu ingin mencari kegiatan yang menyibukan hari-hari kesepian tanpa kekasih ini, namun niat Madhon mencari kesibukan guna mengusir sepi dalam hidupnya itu justru malah membuatnya tertimpa kesialan terus menerus dan dikira sebagai anak nakal.

Jadi tunggu aja prenn… Madhon akan menemani jomblomu, jadi jangan sampai ketinggalan dan pantengin terus website kami portalpelajar.com dan tenang aja kalau baca series di website ini gak bayar kok kan yang bayar itu kalo lapor dan minta bantuan sama aparat.. chuakxxxxx wkwkw

 


Tertanda Pimpinan Redaksi : Ahmad Robith

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kawan atau sekedar Klik

  Ponsel Alya bergetar berkali-kali sebelum azan Subuh. Kembali, grup WhatsApp IPNU-IPPNU penuh dengan pesan. Semuanya dimulai dengan poster pendidikan, stiker, jokes, dan perdebatan panjang tanpa peringatan tentang siapa yang bertanggung jawab atas jadwal pengajian. Bahasa mulai meninggi. Perlahan-lahan muncul sarkas, seolah-olah mereka dapat membenarkan sikap yang tidak akan pernah mereka katakan jika mereka berhadapan langsung. "Kenapa sih grup pengkaderan malah seperti ring tinju?" tanya Rania, yang masih terpejam. Alya hanya berfokus pada layar. Ia merasa ada kesalahan. Namun, di mana letak kesalahannya? Di kelas filsafat keesokan harinya, Dosen Munir menulis sebuah kalimat besar di papan tulis: “mengatakan sesuatu berarti melakukan sesuatu” Alya memperhatikannya baik-baik. Austin (1911) filsuf Inggris, meyakini bahwa ucapan manusia bukan sekadar deskripsi. Ucapan adalah tindakan. Ketika seseorang mengatakan "saya janji" , ia tidak hanya menyebut fakt...

Philosophia Chapter 03 : Cinta dan Makna: Antara Romantisme dan Rasionalitas

  Pagi itu, langit Pesantren Al-IMRON diselimuti mendung. Angin berhembus pelan, membawa bau tanah yang khas setelah hujan semalam. Di sela kegiatan organisasi, Rizal adalah seorang kader aktif   IPNU, dia menemukan selembar surat di dalam buku Kaidah Usul Fiqh miliknya. Tulisan tangan itu rapi, seolah ditulis dengan hati-hati, dan di pojok kanan atas terdapat simbol kecil: setangkai mawar dan pena bersilang. "Kepada Rizal yang berpikir lebih banyak daripada bicara. Apa yang lebih membingungkan dari cinta? Aku rasa tidak ada. Kita diajari mencintai sesama karena Allah, tapi bagaimana bila perasaan itu tumbuh bersama kekaguman? Apakah itu salah? Atau hanya bentuk cinta yang belum dijelaskan oleh ustadz-ustadz kita?” Di dunia Plato (427 SM), ada dua cinta: Eros dan Philia . Tapi tidak satu pun dijelaskan dalam forum organisasi. Jadi aku bertanya padamu, kader filsafat: apakah kita hanya boleh mencintai dalam batas rasionalitas saja?" Tak ada nama pengirim. Hanya inisi...

Hasil Konferancab XVII PAC IPNU-IPPNU KOTA KENDAL : Semoga Menghasilkan Ketua Terpilih yang Dapat Membawa Kebermanfaatan

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPPNU) Kota Kendal menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) IPNU IPPNU XVII pada 8 Juni 2025. Acara ini dilaksanakan di SMA NU 01 Al Hidayah Kendal dengan mengundang dari MWC NU Kecamatan Kendal, Banom NU Kecamatan Kendal, PC IPNU - IPPNU KENDAL, PC IPM Kendal serta beberapa stakeholder terkait. Selain itu, lokasi tersebut dipilih karena tempatnya yang strategis dan fasilitas cukup memadai, serta pengenalan salah satu sekolah yang ada dibawah naungan LP Ma'arif NU. Ketua Panitia Konferancab, Jaka Purwanto, menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi program kerja serta memilih ketua untuk masa khidmat dan masa bakti selanjutnya. Dalam pencalonan ini terdiri beberapa calon yang sudah direkomendasikan oleh beberapa Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) yang ada di Kecamatan Kendal. Ketua Tanfidziah MWC NU Kendal, KH. Mokh A...