Langsung ke konten utama

Menjelang Bulan Ramadhan, Lazisnu PCNU Kendal, NU Peduli dan Bank Nusamba Cepiring bagikan Al-Qur'an kepada korban terdampak banjir Kendal

 


 

Kendal, portalpelajar.com

Menjelang Bulan Ramadhan pihak Lazisnu PCNU Kendal, NU Peduli dan Bank Nusamba Cepiring melaksanakan kegiatan bersama pembagian Al-Qur'an kepada korban terdampak banjir Kendal, di Desa Kebonharjo Kecamatan Patebon, Jumat (28/02).

Kondisi banjir yang menimpa Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon beberapa waktu yang lalu banyak memberikan dampak kerugian materil, barang-barang warga banyak yang hanyut dan rusak, hal tersebut yang mendasari kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat.

Pembagian dilaksanakan di beberapa titik lokasi terdampak, penyaluran pertama diserah terimakan kepada Saudara Ahmad Nasrul selaku Ketua Lazisnu PRNU Desa Kebonharjo, selanjutnya beralih ke Dusun Babadan dengan  serahterima diwakili Kiai Adib Sofwan selaku Ketua PRNU Desa Kebonharjo II, dan titik terakhir berada di Kebonharjo I diserahterimakan kepada Saudara Ansori sekaligus dilakukan pembagian secara langsung kepada masyarakat sekitar.

Ketua Lazisnu PCNU Kendal, H. Abidin menyampaikan bahwa menjelang bulan suci Ramadhan Lazisnu PCNU Kendal, NU Peduli, dan Bank Nusamba Cepiring bekerjasama membagikan 1000 Al- Qur'an untuk warga terdampak banjir, harapannya masyarakat dapat sedikit terbantu dengan adanya kegiatan ini. 

"Semoga pembagian Al- Qur'an ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan juga mendukung sarana dalam beribadah di Bulan yang penuh keberkahan ini dan dapat dijadikan sebagai tuntunan dalam kehidupan sehari-hari.", tuturnya.

"NU selalu siap menjadi garda terdepan bagi warganya yang terkena musibah, karena dalam berkhidmah di organisasi yang besar ini kita harus menolong antar sesama, menebar manfaat semaksimal mungkin yang kita bisa.", sambungnya.

 

Turut hadir membantu kegiatan, Ketua PC IPNU Kendal beserta beberapa jajaran Pengurus PC IPNU Kendal dalam pendistribusian Al- Qur'an kepada Warga terdampak bencana di Desa Kebonharjo.

 

 

Kontributor : Fikri

Editor           : Ahmad Robith

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kawan atau sekedar Klik

  Ponsel Alya bergetar berkali-kali sebelum azan Subuh. Kembali, grup WhatsApp IPNU-IPPNU penuh dengan pesan. Semuanya dimulai dengan poster pendidikan, stiker, jokes, dan perdebatan panjang tanpa peringatan tentang siapa yang bertanggung jawab atas jadwal pengajian. Bahasa mulai meninggi. Perlahan-lahan muncul sarkas, seolah-olah mereka dapat membenarkan sikap yang tidak akan pernah mereka katakan jika mereka berhadapan langsung. "Kenapa sih grup pengkaderan malah seperti ring tinju?" tanya Rania, yang masih terpejam. Alya hanya berfokus pada layar. Ia merasa ada kesalahan. Namun, di mana letak kesalahannya? Di kelas filsafat keesokan harinya, Dosen Munir menulis sebuah kalimat besar di papan tulis: “mengatakan sesuatu berarti melakukan sesuatu” Alya memperhatikannya baik-baik. Austin (1911) filsuf Inggris, meyakini bahwa ucapan manusia bukan sekadar deskripsi. Ucapan adalah tindakan. Ketika seseorang mengatakan "saya janji" , ia tidak hanya menyebut fakt...

Philosophia Chapter 03 : Cinta dan Makna: Antara Romantisme dan Rasionalitas

  Pagi itu, langit Pesantren Al-IMRON diselimuti mendung. Angin berhembus pelan, membawa bau tanah yang khas setelah hujan semalam. Di sela kegiatan organisasi, Rizal adalah seorang kader aktif   IPNU, dia menemukan selembar surat di dalam buku Kaidah Usul Fiqh miliknya. Tulisan tangan itu rapi, seolah ditulis dengan hati-hati, dan di pojok kanan atas terdapat simbol kecil: setangkai mawar dan pena bersilang. "Kepada Rizal yang berpikir lebih banyak daripada bicara. Apa yang lebih membingungkan dari cinta? Aku rasa tidak ada. Kita diajari mencintai sesama karena Allah, tapi bagaimana bila perasaan itu tumbuh bersama kekaguman? Apakah itu salah? Atau hanya bentuk cinta yang belum dijelaskan oleh ustadz-ustadz kita?” Di dunia Plato (427 SM), ada dua cinta: Eros dan Philia . Tapi tidak satu pun dijelaskan dalam forum organisasi. Jadi aku bertanya padamu, kader filsafat: apakah kita hanya boleh mencintai dalam batas rasionalitas saja?" Tak ada nama pengirim. Hanya inisi...

Hasil Konferancab XVII PAC IPNU-IPPNU KOTA KENDAL : Semoga Menghasilkan Ketua Terpilih yang Dapat Membawa Kebermanfaatan

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPPNU) Kota Kendal menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) IPNU IPPNU XVII pada 8 Juni 2025. Acara ini dilaksanakan di SMA NU 01 Al Hidayah Kendal dengan mengundang dari MWC NU Kecamatan Kendal, Banom NU Kecamatan Kendal, PC IPNU - IPPNU KENDAL, PC IPM Kendal serta beberapa stakeholder terkait. Selain itu, lokasi tersebut dipilih karena tempatnya yang strategis dan fasilitas cukup memadai, serta pengenalan salah satu sekolah yang ada dibawah naungan LP Ma'arif NU. Ketua Panitia Konferancab, Jaka Purwanto, menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi program kerja serta memilih ketua untuk masa khidmat dan masa bakti selanjutnya. Dalam pencalonan ini terdiri beberapa calon yang sudah direkomendasikan oleh beberapa Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) yang ada di Kecamatan Kendal. Ketua Tanfidziah MWC NU Kendal, KH. Mokh A...